Sunday, June 14, 2009

Apartemen Menara Kebon Jeruk

Apartemen Menara Kebon Jeruk

Bagi para pekerja yang berkantor di Jakarta Barat, salah satu apartemen bersubsidi (rusunami) yang bisa di jadikan pertimbangan adalah; Apartemen Menara Kebon Jeruk. Lokasinya berada di samping jalan tol Jakarta Merak bersebelahan dengan Universitas Indonusa Esa Unggul. Cukup banyak perkantoran dan sentra bisnis yang berada di lokasi ini mulai dari perkantoran, sentra bisnis, ruko dan rukan bertebaran di sekitarnya. Untuk mencapai Jalan panjang menuju bagian selatan jakarta juga tidak jauh.

Lokasi pintu Tol kebon jeruk bisa di capai dalam beberapa menit saja. Lokasi pasar kebutuhan pokok terdapat di arah belakang apartemen yaitu pasar patra dan pasar tomang tanjung duren yang berjarak beberapa menit saja. Bagi pemilik unit, potensi untuk disewakan juga cukup besar karena dekat dengan beberapa kampus dan institusi pendidikan.

Apartemen yang dibangun oleh Bahama group ini sudah mulai dipasarkan mulai bulan Mei tahun 2008. Dengan menara tunggal setinggi 25 lantai, tersedia 684 unit yang dipasarkan. Berdiri di atas lahan seluas 4.729m2, proyek ini rencananya akan diserah terimakan pada bulan Juni 2010.

Pengembang menclaim, apartemen ini setara apartemen kelas menengah karena memiliki fasilitas TV cable dan tempat parkir sebanyak 210 lot. Ini sesuai dengan ketentuan Pemda DKI yang mewajibkan pengembang menyediakan lahan parkir dengan perbandingan 1 lot : 5 unit apartemen. Disamping itu pengembang juga menyediakan fasilitas keamanan semacam smoke detector, tangga darurat dan hidran guna mengantisipasi kebakaran.

Jalan di depan apartemen sepanjang jalan tol tidak sama lebarnya. Walaupun di depan apartemen dibuat cukup lebar, tetapi di ujung jalan lainya mengecil sehingga pada jam-jam sibuk cukup membuat kemacetan panjang, baik itu yang menuju ke arah Mal taman Anggrek ataupun sebaliknya menuju arah pintu Tol kebon jeruk. Walaupun begitu jika tempat kerja tidaklah jauh dari lokasi apartemen ini, maka hal itu bukanlah masalah bagi calon penghuni.


Friday, June 5, 2009

Apartemen Menara Salemba Batavia


Apartemen Menara Salemba Batavia

Salah satu apartemen bersubsidi yang akan dibangun di lokasi strategis di jakarta adalah Apartemen Menara Salemba Batavia. Lokasi yang sangat dekat dengan Menteng, jalan Imam Bonjol dan Diponegoro ini menawarkan berbagai fasilitas yang lumayan lengkap untuk kelas apartemen subsidi. Diantaranya adalah ; adanya kolam renang, parkir semi basement, jogging track, klinik dan taman.

Letaknya yang berada di jantung kota sangat menarik minat masyarakat tak hanya kelas menengah kebawah, bahkan yang berpenghasilan tinggi pun sangat tertarik baik itu untuk investasi atau untuk pemakaian sendiri. Harga tanah yang sangat tinggi , mencapai 6 jutaan per meter di daerah ini membuat masyarakat sangat sulit menemukan tempat tinggal dengan harga terjangkau di daerah ini.

Apartemen yang berlokasi di jalan Matraman, kelurahan Kenari ini di kelilingi oleh berbagai fasilitas yang sangat lengkap. Dari mal Atrium , bisa di tempuh dalam hitungan menit. Berbagai macam pusat pendidikan ada di sini, mulai dari kampus UI, Gunadarma, YAI, dll. Rumah sakit Cipto Mangunkusumo, RS Carolus, RS Thamrin, juga dekat dari lokasi ini. Transportasi hampir 24 jam melewati daerah ini. Bus trans Jakarta juga melewati daerah ini. Dari stasiun Manggarai, hanya berjarak 5-10 menit, sedangkan dari stasiun Senen, kurang lebih 20 menit. Pusat bisnis perdagangan juga tidak jauh,; Pasar senen, pasar kenari, dll.

Dengan lokasi yang sangat strategis dan fasilitas pendukung yang mengelilingi nya, apartemen ini kan menjadi incaran banyak pekerja dan pebisnis di Jakarta. Lokasinya yang dekat dengan perempatan Matraman akan memudahkan penghuninya bergerak ke berbagai arah, ke arah Pramuka Rawa Mangun, Jatinegara Kampung Melayu, ke arah Senen atau ke arah Manggarai, Sudirman dan Thamrin.

Rencananya di atas lahan seluas kurang lebih 16000 m2, Bahama Grup selaku pengembang akan membangun 3 menara setinggi 20 lantai. Sedikitnya ada sekitar 1699 unit yang di tawarkan kepada konsumen. Sejak pertengahan 2008 sudah mulai di pasarkan dan diharapkan akan selesai tahun 2010 mendatang.

Akan tetapi sedikit kekurangannya menurut saya adalah; Lokasi ini sangat ramai sekali, dan pada jam-jam sibuk , jalan didepan Apartemen ini macet, karena tidak jauh dari per-empatan Matraman. Jika terjadi kemacetan panjang di jalan diponegoro, didepan kampus UKI dan RS Cipto, baik itu akibat padatnya kendaraan , akibat demo atau akibat tawuran antara mahasiswa UKI dan YAI yang cukup sering terjadi, maka kendaraan akan di alihkan melewati jalan satu arah dari jalan Pegangsaan , tembus ke jalan Matraman di depan apartemen ini. Kemudian lagi dari jalan Diponegoro juga akan dialihkan melewati samping kali Ciliwung tembus ke samping Apartemen. Jika ini terjadi maka kemacetan akan semakin panjang di sekitar Apartemen.

Terlepas dari itu, sebagai salah satu syarat laris nya tingkat hunian di sebuah apartemen sudah tercapai pada apartemen itu, karena memenuhi 4 kriteria penting dalam memilih apartemen yaitu 4 L ( lokasi, lokasi , lokasi dan lokasi.). Hanya saja pada pertengahan tahun 2008, harga apartemen subsidi hanya berkisar 144 juta tetapi sekarang naik mencapai 180-190 juta sejak krisis global melanda.

MENGAPA ORANG BUTUH APARTEMEN

MENGAPA ORANG BUTUH APARTEMEN

Di tengah banyaknya problem apartemen bersubsidi di Jabotabek, ternyata tidak menyurutkan niat pembeli atau peminat apartemen. Kenapa..?

Beberapa bulan lalu, terkuak kasus izin bermasalah sejumlah Apartemen bersubsidi yang sedang dibangun di Jakarta. Gedung apartemen sedang dibangun, semua room semua tipe sudah terjual habis, tetapi ternyata IMB belum keluar, karena menyalahi izin. Ada apa ini.?

Ke-tidak-sinkronan Pemerintah Pusat dan Pemda. Peraturan yang tumpang tindih menyebabkan Pengembang mengambil langkah cepat karena subsidi yang diberikan pemerintah, sementara izin masih di urus. Alhasil ternyata peruntukan dan tata ruang serta izin kelayakan masih belum lulus. Otomatis Pemda tidak mau mengeluarkan IMB.

Siapa yang rugi,, jelas pembeli. Mereka sudah menyetor berjuta-juta uang mereka. Pengembang tidak boleh membebankan denda kepada mereka. Ini murni kesalahan pengembang. Pemerintah tidak bisa disalahkan, walaupun subsidi turun, tetapi tetap saja pengembang musti mengikuti prosedur, yaa kan.!

Setelah izin beres, tetap saja calon penghuni harus siap menghadapi segala kemungkinan masalah yang timbul belakangan. Bisa di baca di tulisan terdahulu disini. Salah satu kasus yang pernah saya review sebelumnya adalah Kaliresi.

Yang kita bicarakan disini adalah apartemen bersubsidi, bukan apartemen mewah dengan fasilitas super luks dan ekslusif. Kalo tipe ini kemungkinan kecil bermasalah, krn harga apartemen yang sangat mahal tidak akan laku akibat problem sepele. Pembeli dari kalangan sangat mampu sudah membayar fasilitas apapun demi privasi mereka.

Kembali ke apartemen subsidi, kenapa orang tetap saja berminat.? Jawabanya adalah kian kronisnya kemacetan di tengah kota. Walaupun sudah ada kereta ekpres malam ke berbagai sudut atau pinggir kota, tetap saja ada tipe pekerja yang malas untuk tinggal jauh dari Jakarta. Alasannya capek, sering lembur, dah kemaleman kalo pulang, bangun pagi susah, dll.

Melihat tetap bersemangatnya peminat apartemen subsidi membuat pengembang juga bersemangat menelorkan proyek apartemen baru. Tidak hanya di Jakarta, tapi juga di Surabaya, Bandung, Medan, bahkan Makasar. Tawaran yang beragam dari banyak pengembang membuat harga makin kompetitif dan kemampuan daya beli pun meningkat, walaupun krisis masih mendera, dan harga apartemen pun naik walaupun sudah di subsidi.

Calon pembeli pun terbagi. Banyak yang membatalkan niat membeli apartemen padahal pada tahun 2008 lalu, tetapi ada juga yang berminat kembali pada tahun 2009 ini. Semua tergantung daya beli masing-masing. Semula apartemen disediakan minus fasilitas, tapi sekarang demi menarik kembali calon pembeli, banyak yang akhirnya menyediakan fasilitas tambahan seperti kolam renang, minimarket, parking area dll.

Nanti akan kita bahas lagi satu persatu beberapa apartemen yang sedang dibangun di Jakarta dan sekitarnya.

Namun terlepas dari gencarnya pembangunan apartemen, perlu juga di ketahui dampak lingkungan dan sosial yag timbul di lokasi apartemen dan pemukiman warga di sekitarnya. Pelu pengkajian lebih dalam dari dinas pemerintah terkait dan dari pengembang sendiri mengenai AMDAL-nya. Semua harus transparan kepada masyarakat pembeli dan sekitarnya. Misalnya ; apakah pembangunan ini mengakibatkan pencemaran air bagi warga sekitar, atau sudah kah sistem pengolahan limbahnya sesuai dengan standar.

Kemudian dampak sosialnya bisa digambarkan sebagai berikut; Dalam satu komplek apartemen ini bisa dihuni oleh lebih dari 3000 orang, bahkan ada yang sampai 6000. Hubungan dengan masyarakat sekitar juga perlu di jalin, jangan sampai ada gejolak sosial yang timbul. Misalnya ada satu orang yang tinggal di apartemen yang bermasalah/ bertengkar dengan warga sekitar. Jangan sampai manjadi pemicu pertengkaran warga dengan semua penghuni apartemen.

Source:

Dari berbagai sumber.

USGS M5+ Earthquakes

Recent Comment

Shared Pic

Follow me on Twitter (http://twitter.com/bobcat999)

Twitter Updates

    follow me on Twitter

    Unique Pics

    Buat Account PayPal Gratis disini

    Sign up for PayPal and start 

accepting credit card payments instantly.

    TRANSFORMER - Revenge of The Fallen (Game Screenshot)