Saturday, February 9, 2008

Taman Proklamasi



Taman Proklamasi atau taman proklamator adalah taman yang di dalamnya terdapat Tugu Proklamasi atau Tugu petir yang merupakan tugu peringatan proklamasi kemerdekaan RI. Tugu Proklamasi berdiri di tanah lapang kompleks Taman Proklamasi di Jl. Proklamasi (dahulunya disebut Jl. Pegangsaan Timur No. 56), Jakarta Pusat. Di dalam kompleks juga terdapat monumen dua patung Soekarno-Hatta berukuran besar yang berdiri berdampingan, Di tengah-tengah dua patung proklamator terdapat patung naskah proklamasi terbuat dari lempengan batu marmer hitam, dengan susunan dan bentuk tulisan mirip dengan naskah ketikan aslinya.

Taman-taman yang mengelilingi tugu sangat asri, hijau adalah salah satu sumber oksigen yang tersisa bagi warga Jakarta. Di sekeliling taman masih banyak pohon-pohon besar yang menambah hijau lingkungan sekitarnya. Taman tertata rapi, bersih, Setiap pagi petugas kebersihan dan taman rutin membersihkan dan merapihkan taman. Ranting-ranting pohon yang sudah tua dipotong dan dibersihkan.



Akan tetapi sering kali juga tempat ini menjadi kotor, banyak sampah, lantainya pecah-pecah dan berantakan. Hal ini disebabkan setelah era reformasi, selain menjadi tempat untuk acara peringatan Hari Kemerdekaan RI tiap tahunnya, lokasi ini pun menjadi tempat favorit bagi berkumpulnya para demonstran untuk menyuarakan pendapatnya. Mulai dari demo korban lumpur Lapindo, anak jalanan yang menuntut pendidikan gratis, demo mahasiswa, kampanye partai politik, pameran, dll. Seringkali pada pendemo yang berasal dari luar kota menginap di taman ini berhari-hari sehingga Pemda terpaksa menyediakan Toilet Umum khusus.

Hal yang menggangu bagi para pekerja kantor yang berada di sekitar taman adalah, jika yang terjadi adalah kampanya partai politik karena dikhawatirkan akan mengakibatkan rusuh. Sementara banyak karyawan kantor yang parkir di depan kantor mereka yang berseberangan dengan taman. Pernah beberapa kali mereka diberi informasi bahwa akan ada demo besok hari dan disarankan untuk tidak membawa kendaraan, tapi seringkali tidak ada informasi sebelumnya, sehingga begitu ada demo, para pekerja terpaksa memindahkan mobilnya secepat mungkin ke lokasi yang cukup jauh dari taman.

Lain halnya ketika sore dan malam. Pada hari-hari yang biasa, para penduduk yang tinggal tak jauh dari lingkungan taman ini atau pekerja yang kantornya tak jauh dari taman kerap berkunjung ke Tugu Proklamasi untuk berbagai aktivitas sembari menunggu kemacetan reda sebelum pulang ke rumah. Di depan dan samping komplek taman berjejer penjual makanan dan minuman yang menyediakan sarapan, makan siang dan makan malam untuk warga dan pekerja kantor sekitarnya. Tempat ini juga menjadi tempat favorit anak-anak bermain, atau tempat nongkrong atau pacaran para remaja dan juga arena berolahraga skate board sehingga sering mengakibatkan lantai keramik di dalam taman retak-retak.



Tempat parkir yang luas menjadikan tempat ini ramai dikunjungi. Ditambah lagi, tempat ini juga merupakan tempat nge-tem salah satu taksi pada sore dan malam hari.
Sangat disayangkan bahwa sangat sedikit sekali taman kota yang bisa dijumpai di Ibukota saat ini. Sumber oksigen dan penahan banjir ini harus tetap dilestarikan dan dipelihara. Jika dilihat dari foto satelit, sedikit sekali pepohonan di Ibukota ini di tengah padatnya pemukiman penduduk, gedung-gedung dan bangunan lainnya.



USGS M5+ Earthquakes

Recent Comment

Shared Pic

Follow me on Twitter (http://twitter.com/bobcat999)

Twitter Updates

    follow me on Twitter

    Unique Pics

    Buat Account PayPal Gratis disini

    Sign up for PayPal and start 

accepting credit card payments instantly.

    TRANSFORMER - Revenge of The Fallen (Game Screenshot)